Strategi Pemberdayaan Perempuan di Emplasemen Guna Mendukung Kegiatan Ekoeduwisata di Perkebunan Teh Gambung
Women’s Empowerment Strategies for Supporting Eco-Edu Tourism in Gambung Tea Plantation Settlement
Abstract
Penelitian ini membahas strategi pemberdayaan perempuan dalam mendukung pengembangan ekoeduwisata di Perkebunan Teh Gambung, Kabupaten Bandung. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam dengan anggota kelompok Kalintem Sabeungkeutan di kawasan emplasemen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemberdayaan bertumpu pada empat pilar utama: pemanfaatan potensi lokal, partisipasi kolektif, inovasi produk, dan keberlanjutan sosial-ekologis. Potensi lokal diwujudkan melalui pengembangan olahan pangan, kerajinan rajut, batik, serta pemanfaatan pekarangan melalui program Kalintem Mekar SAE. Partisipasi kolektif memperkuat solidaritas melalui mekanisme mentor sebaya, sementara inovasi produk berbasis identitas lokal meningkatkan kebanggaan psikologis sekaligus nilai ekonomi. Dimensi keberlanjutan terwujud dalam pengelolaan pekarangan sebagai ruang hijau dan sumber pangan keluarga. Temuan ini menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan tidak hanya menciptakan peluang ekonomi, tetapi juga memperkuat identitas, solidaritas, dan kesadaran ekologis yang menopang pengembangan ekoeduwisata berkelanjutan.
Kata Kunci: pemberdayaan perempuan; ekoeduwisata; potensi lokal; partisipasi kolektif; keberlanjutan sosial-ekologis
Downloads
Copyright (c) 2026 Julia Wandani, Kralawi Sita, Erna Herawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
a. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
b. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
c. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


